RUANG BEKASI — DPRD Kota Bekasi mendorong Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan program kesejahteraan sosial pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurut Anggota Komisi IV, Misbahudin, setelah momentum Lebaran berlalu, pemerintah daerah harus segera kembali fokus memastikan kelompok masyarakat rentan tetap mendapatkan perhatian yang nyata melalui program perlindungan sosial yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kualitas hidup warga.
“Suasana Idul Fitri identik dengan semangat kepedulian, kebersamaan, dan saling membantu. Namun, semangat tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni dan bantuan musiman semata,” ujar Misbah.
Ia mengatakan, Pemerintah daerah diminta menjadikan pasca-Lebaran sebagai titik awal untuk memperkuat kebijakan kesejahteraan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu, lanjut usia, anak yatim, penyandang disabilitas, pekerja informal, hingga keluarga yang masih hidup dalam kondisi rentan secara ekonomi.
Menurut politisi asal Partai Gerindra ini, makna Idul Fitri bukan hanya kemenangan secara spiritual, tetapi juga momentum memperkuat kepekaan sosial dalam tata kelola pemerintahan.
Karena itu, eksekutif perlu memastikan seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan pelayanan sosial bergerak cepat melakukan pemutakhiran data warga penerima bantuan agar program yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.
Pihaknya menilai, persoalan klasik seperti data yang tidak sinkron, penerima ganda, atau warga layak yang justru terlewat masih harus menjadi perhatian serius.
Misbah juga mengingatkan bahwa kesejahteraan sosial tidak bisa dilepaskan dari kualitas pelayanan publik lainnya, seperti kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, dan stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Keberhasilan program kesejahteraan sosial justru terlihat ketika masyarakat merasakan akses yang lebih mudah terhadap layanan dasar, peluang ekonomi yang lebih baik, serta perlindungan yang nyata di saat kondisi sulit,” pungkasnya.[MG/ADV]












