RUANG BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menjajaki peluang kerjasama dengan delegasi Beijing Digital Economy Enterprises Overseas Innovation Service Base dan Kamar Dagang Jiangsu Indonesia di bidang ekonomi digital, investasi, perdagangan, hingga pengelolaan limbah cair.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bekasi, Selasa (13/10/2026), Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan keterbukaan pemerintah daerah terhadap kolaborasi yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kota Bekasi memiliki potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami terbuka terhadap peluang kerja sama yang dapat mendorong investasi, memperkuat dunia usaha, menghadirkan inovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tri.
Menurut Tri, penjajakan kerja sama dapat diarahkan pada sejumlah sektor strategis, termasuk pengembangan ekonomi digital, pemanfaatan teknologi, kesehatan, dan pengelolaan limbah cair. Peluang tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memperluas aktivitas ekonomi di Kota Bekasi.
Dalam pertemuan itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar, yang dikenal dengan sapaan QRS, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjembatani komunikasi antara delegasi Tiongkok dan pelaku usaha lokal.
Kadin Kota Bekasi akan membantu memetakan calon mitra usaha berdasarkan sektor dan kebutuhan bisnis, serta mendorong agenda business matching agar penjajakan kerja sama dapat berlanjut ke tahap yang lebih konkret.
“Kami melihat peluang untuk membangun kemitraan yang lebih terarah antara perusahaan dari Tiongkok dan pengusaha di Kota Bekasi. Kadin siap membantu memetakan pelaku usaha yang relevan, membuka komunikasi antarmitra, serta mendorong agenda business matching agar penjajakan ini memiliki tindak lanjut yang jelas,” kata Ruslan.
Ia menambahkan, keterlibatan pengusaha lokal perlu menjadi bagian dari pengembangan kemitraan tersebut. Pelaku usaha Kota Bekasi berpeluang berperan sebagai mitra bisnis, pemasok barang dan jasa, distributor, maupun mitra pengembangan kapasitas industri, sesuai kebutuhan dan kelayakan setiap kerjasama.
Melalui sinergi pemerintah daerah dan Kadin, penjajakan dengan delegasi Tiongkok diharapkan tidak berhenti pada pertemuan awal, tetapi berlanjut menjadi komunikasi bisnis dan peluang kemitraan yang dapat dimanfaatkan dunia usaha di Kota Bekasi.[MG/ADV/PEMKOT]












