Sambut Porprov Jabar XV, Disparbud Kota Bekasi Persiapkan Hadiri 10 Ribu Penari

RUANG BEKASI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi mulai mempersiapkan sejumlah atraksi seni dan budaya untuk menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, di mana Kota Bekasi menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi, Maja Yusirwan, mengatakan persiapan teknis saat ini masih berada pada tahap awal atau sekitar 10 hingga 15 persen. Meski demikian, sejumlah konsep penampilan budaya khas Bekasi telah disiapkan untuk memeriahkan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.

“Kesiapan teknis saat ini baru sekitar 10 sampai 15 persen. Namun, kami sudah memastikan akan menampilkan kesenian khas daerah, di antaranya Tari Ronggeng Beken dan Tari Ngarak Barong Bekasi,” ujar Maja Yusirwan.

Selain pertunjukan utama tersebut, Disparbud Kota Bekasi juga menyiapkan sejumlah atraksi budaya sebagai bentuk penyambutan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta para kontingen atlet yang akan hadir selama pelaksanaan Porprov.

Atraksi penyambutan itu akan menampilkan Tari Genyi, tradisi Palang Pintu, serta pertunjukan Pencak Silat yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Bekasi.

Menurut Maja, pelaksanaan Porprov menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat Jawa Barat dan tamu dari berbagai daerah.

Tidak hanya itu, Disparbud Kota Bekasi juga tengah merancang agenda besar dengan melibatkan sekitar  10 ribu penari untuk menampilkan Tari Ronggeng Beken dan Tari Ngarak Barong Bekasi secara massal.

“Kami sedang mengkaji dan mempersiapkan konsep pelibatan sekitar 10 ribu penari. Harapannya, selain memeriahkan Porprov, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi budaya Bekasi dalam skala yang lebih besar,” jelasnya.

Disparbud optimistis seluruh rangkaian persiapan akan terus dimatangkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan komunitas seni budaya, sehingga saat Porprov Jawa Barat berlangsung Kota Bekasi tidak hanya sukses sebagai tuan rumah olahraga, tetapi juga mampu menampilkan kekayaan budaya daerah kepada publik secara maksimal.[MG]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *