RUANG BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi menyoroti menurunnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam mengikuti kegiatan olahraga rutin yang digelar Pemerintah Kota Bekasi setiap Selasa.
Hal itu disampaikan Junaedi usai membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir dalam Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (15/9/2026).
Junaedi menilai, olahraga tidak semestinya dilakukan hanya ketika difasilitasi pemerintah, tetapi perlu menjadi kesadaran pribadi sebagai bagian dari pola hidup aktif dan sehat.
“Kota Bekasi termasuk daerah yang rutin berolahraga setiap hari Selasa. Namun saya perhatikan, belakangan ini kedisiplinan berolahraga justru makin kendor ketika tidak dilaksanakan di stadion. Jangan maunya asal didorong, jangan kita seperti ‘ilmu pahat’, diketok baru mau maju,” tegas Junaedi.
Menurutnya, konsistensi olahraga perlu dijaga seluruh pegawai Pemkot Bekasi. Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk mendukung kebugaran sekaligus produktivitas aparatur dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanat Menpora, Junaedi menyampaikan bahwa olahraga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang sehat, disiplin, tangguh dan produktif.
Dengan tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, pemerintah mendorong olahraga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk melalui pemanfaatan ruang publik dan optimalisasi kegiatan seperti Car Free Day.
Kebijakan olahraga nasional juga diarahkan pada penyediaan fasilitas publik yang inklusif, perubahan perilaku masyarakat agar lebih aktif bergerak, serta memastikan akses olahraga dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Upacara Haornas 2026 turut dihadiri jajaran Asisten Daerah, staf ahli, kepala OPD, serta pimpinan organisasi olahraga Kota Bekasi seperti KONI, KORMI, NPCI dan IGORNAS.
Kegiatan ditutup dengan pertunjukan atraktif atlet binaan Kota Bekasi dari cabang olahraga Muay Thai dan BMX.[MG]












