Bisnis  

Maktour Andalkan Aplikasi MyBaitullah Sebagai Panduan Manasik Jamaah Haji

RUANG INDONESIA, BEKASI – Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik dan adaptif terhadap perkembangan zaman, Maktour secara resmi mengimplementasikan aplikasi MyBaitullah sebagai bagian dari sistem pendampingan digital bagi jamaah haji lewat “Tawaf Live”. Inovasi ini dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan, ketertiban, serta efisiensi dalam menjalankan ibadah haji.

Aplikasi MyBaitullah menjadi pusat layanan digital yang dipakai oleh Maktour Travel, mencakup berbagai fitur seperti informasi jadwal, panduan ibadah, komunikasi dengan petugas, serta pembaruan data administrasi jamaah secara real-time. Aplikasi ini didesain user-friendly, sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh seluruh kalangan jamaah, termasuk lansia.

“Kami menyadari bahwa teknologi harus menjadi solusi, bukan hambatan. para jamaah kami lengkapi dengan pendampingan langsung agar semua jamaah merasa terbantu,” ujar Syukron, Direktur Operasional Maktour.

Sebagai bentuk kesiapan, Maktour telah menugaskan petugas pendamping di setiap bus untuk membantu jamaah dalam pengoperasian aplikasi, mulai dari pengunduhan, registrasi, hingga penggunaannya selama di Tanah Suci. Pendampingan ini bahkan sudah dilakukan sejak jamaah masih berada di Indonesia.

“Setelah diberi arahan satu atau dua kali, bahkan jamaah lansia sudah bisa menjalankan aplikasinya sendiri. Ini jadi bukti bahwa teknologi bukan lagi milik generasi muda saja, tapi bisa menjangkau semua,” tambah Syukron.

Selain transformasi digital, Maktour juga menawarkan dua pilihan paket perjalanan haji yang disesuaikan dengan kebutuhan jamaah:

  • Paket Anur: Arbain dilaksanakan setelah ibadah haji, cocok bagi jamaah yang ingin lebih fokus pada tahapan utama terlebih dahulu.

  • Paket Alhidayah: Paket VVIP berdurasi sekitar 16 hari dengan pelayanan lebih cepat, eksklusif, dan kenyamanan maksimal.

Syukron menekankan bahwa selain memanfaatkan teknologi, kesiapan fisik dan pemahaman manasik tetap menjadi hal utama dalam ibadah haji.

“Haji adalah ibadah fisik. Maka selain ilmu, tubuh yang prima sangat penting. Kami berharap semua jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, serta menjadi haji yang makbul dan mabrur,” tutupnya.(Mg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *