Hari Anak Nasional 2026, Wildan Fathurrahman: Pendidikan Jadi Hak Utama Anak, Pemerintah Wajib Jaminkan

RUANG BEKASI Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi pengingat bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa diskriminasi.

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Wildan Fathurrahman, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar anak yang wajib dijamin oleh negara melalui kebijakan dan anggaran yang berpihak pada kepentingan mereka.

Menurut Wildan, tema Hari Anak Nasional tahun ini, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, harus menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan karena persoalan ekonomi maupun keterbatasan fasilitas.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, bukan sebuah privilese. Pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, aman, dan merata tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi,” ujar Wildan di Kota Bekasi, Kamis (23/7/2026).

Ia menilai, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan hak anak atas pendidikan. Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Wildan yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi IV ini mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk terus memperluas program beasiswa bagi keluarga kurang mampu, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, serta memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik agar proses belajar mengajar berjalan optimal.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), maupun diskriminasi. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus diiringi dengan rasa aman sehingga anak dapat berkembang secara maksimal.

“Anak-anak harus tumbuh di lingkungan yang mendukung proses belajar mereka. Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang yang aman untuk membentuk karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri,” tegasnya.

Tak hanya itu, Wildan juga mengajak orangtua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang anak melalui pola pengasuhan yang positif dan komunikasi yang baik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama. Ketika hak pendidikan anak terpenuhi, kita sedang menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa Kota Bekasi dan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.[MG]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *