DPRD Dorong Pemkot Bekasi Maksimalkan Pemberdayaan UMKM Pasca-Idul Fitri

RUANG BEKASI — DPRD Kota Bekasi mendorong Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut anggota Komisi III, Muhammad Kamil Syaikhu, masa setelah Lebaran menjadi momentum penting untuk menjaga perputaran ekonomi masyarakat, terutama di sektor usaha kecil yang selama ini terbukti menjadi tulang punggung ekonomi lokal di tengah berbagai tantangan.

Kamil menilai, pasca-Lebaran biasanya aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat kembali bergerak cukup tinggi, mulai dari sektor kuliner, fesyen, jasa, hingga produk rumahan.

“Kondisi ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah melalui program nyata yang mampu mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang,” ujar Kamil.

Politisi asal PKS ini menekankan, Pemerintah Kota Bekasi diminta hadir dengan kebijakan yang konkret, bukan sekadar seremoni pembinaan yang tidak menyentuh kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

Dalam konteks itu, eksekutif perlu menjadikan UMKM sebagai prioritas pembangunan pasca-Lebaran dengan memperluas akses pemasaran, mempermudah perizinan, memberikan pendampingan usaha, serta membantu pelaku UMKM masuk ke ekosistem digital yang lebih kompetitif.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar Pemerintah Kota Bekasi membuka lebih banyak ruang promosi dan kolaborasi bagi UMKM lokal, seperti bazar pasca-Lebaran, festival produk unggulan, kemitraan dengan pusat perbelanjaan, hingga pelibatan UMKM dalam setiap kegiatan resmi pemerintah.

“Jika pemerintah serius, maka UMKM tidak boleh hanya dijadikan pelengkap acara, tetapi harus menjadi bagian utama dari strategi penguatan ekonomi daerah,” imbuhnya.

UMKM yang kuat, kata dia, akan berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja, pengurangan pengangguran, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Intinya, kami berharap Pemerintah Kota Bekasi mampu menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak, terukur, dan berdampak langsung bagi UMKM, sehingga pelaku usaha kecil benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam menguatkan ekonomi masyarakat dari bawah,” pungkas Kamil.[MG/ADV]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *