RUANG INDONESIA, BANDUNG – Terbitnya surat rekomendasi pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat serta penunjukkan caretaker oleh DPP Perbasi diapresiasi pengurus cabang (pengcab) kota/kabupaten. Hal ini diyakini akan semakin memperkuat organisasi bola basket di Tanah Pasundan yang berlandaskan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Sekretaris Umum Pengcab Perbasi Kota Bekasi, Agus Irianto mengatakan, terbitnya surat DPP Perbasi Nomor 158/DPP/IV/2026 tentang musda ulang serta SK Nomor 005 tahun 2026 tentang Pengangkatan Caretaker DPD Perbasi Provinsi Jabar memberikan angin segar bagi organisasi olahraga bola basket di Jabar.
“Surat tersebut membuka peluang semua insan olahraga bola basket Jabar untuk ikut berkontribusi memajukan organisasi dan prestasi bola basket Jabar,” kata Agus, Sabtu (18/4/2026).
Permintaan DPP Perbasi untuk mengulang pelaksanaan Musda DPD Perbasi Jabar tahun 2026, lanjut dia, akan memperkuat organisasi bola basket di Tanah Pasundan. Termasuk sesuai peraturan organisasi sebagai instrumen mencapai prestasi terbaik olahraga bola basket di level nasional.
“Tentu saja regulasi itu yang sudah disepakati para pemilik suara dan untuk di level provinsi itu oleh pengcab-pengcab. Dan permintaan musda dari DPP Perbasi pun disambut positif lebih dari setengah pengcab hadir pada pertemuan pertama caretaker kemarin (Kamis, 16/4/2026),” Agus menegaskan.
Hal senada diungkapkan Sekretaris Umum Pengcab Perbasi Kabupaten Bogor, Ridwan Eka Saputra. Pihaknya akan mengikuti dan fatsun terhadap apa yang menjadi arahan DPP Perbasi dan KONI Jabar untuk pelaksanaan musda ulang.
“Hadirnya surat dari DPP Perbasi untuk pelaksanaan musda ulang yang ditindaklanjuti dengan penunjukkan caretaker menunjukkan jika gugatan dari sekitar 13 pengcab dikabulkan. Kami sangat mengapresiasinya,” kara Ridwan.
Gugatan yang dilayangkan 13 pengcab Perbasi kota/kabupaten terkait hasil Musda DPD Perbasi Jabar pada 14 Februari, lanjut Ridwan, di nilainya banyak kejanggalan. Baik dari prosesnya maupun dari beberapa aturan serta persyaratan yang dinilai menyalahi AD/ART maupun peraturan organisasi.
“Kalau memang pelaksanaan musda itu sesuai AD/ART dan peraturan organisasi baik dari sisi proses, aturan hingga persyaratan maka kita pun tidak akan mempermasalahkan atau menggugat. Ini untuk perbaikan jangan sampai tradisi yang salah ini justru menjadi kebiasaan kedepannya. Mari kita perbaiki agar kedepan lebih rapi dan tidak terulang,” Ridwan menjelaskan.
Dengan terbitnya surat dari DPP Perbasi, Ridwan berharap, seluruh pengcab Perbasi kota/kabupaten serta stakeholder olahraga di Jabar bisa melihat seobjektif mungkin. DPP Perbasi maupun KONI Jabar diyakini tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi surat tanpa melakukan penelaahan yang mendalam berdasarkan aturan, data serta tahapan klarifikasi dengan berbagai pihak terkait.
“Mereka mengeluarkan surat bukan karena ada intervensi tetapi mereka melihat fakta yang disampaikan. Kalau ada yang tidak puas dan akan melaporkan ke arbitrase silakan saja dan itu hak setiap warga negara,kita adu fakta saja,” Ridwan menegaskan.
Menindaklanjuti surat yang dikeluarkan DPP Perbasi, caretaker DPD Perbasi Jabar langsung bergerak cepat dengan melakukan pertemuan dengan perwakilan pengcab Perbasi kota/kabupaten di Jabar di Aula KONI Jabar, Kamis (16/4/2026). Sebanyak 21 dari 26 pengcab Perbasi kota/kabupaten pun hadir dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan tersebut membahas beberapa agenda persiapan untuk pelaksanaan pengulangan Musda DPD Perbasi Jabar tahun 2026. Mulai dari mempersiapkan draf tata tertib musda, persyaratan pencalonan, pendaftaran pencalonan, hingga agenda-agenda lainnya. Dari pertemuan tersebut pun disepakati jika Musda DPD Perbasi Jabar akan diulang pada Sabtu (25/4/2026).
“Kita dari pengcab berharap pelaksanaan musda pada tanggal 25 April nanti berjalan baik dan lancar. Tahapannya berjalan dengan lancar ditempuh dengan baik mengikuti aturan organisasi yang berlaku, baik AD/ART atau peraturan organisasi karena masalah organisasi ini terlalu menyita banyak waktu dan kita harus bersiap menghadapi Porprov Jabar XV untuk kemajuan basket di Jabar,” Ridwan menegaskan. (Ag)












