1.181 Atlet Kota Bandung Ikuti Tes Fisik Selama 3 Hari

RUANG INDONESIA, BANDUNG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung bersama dengan KONI Kota Bandung mulai menguji kemampuan fisik bagi atlet-atlet yang dipersiapan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV tahun 2026. Sekitar 1.181 atlet mengikuti pelaksanaan tes fisik yang digelar di kampus FPOK UPI, Jalan PHH Mustofa Kota Bandung, Selasa-Kamis (28-30/4/2026).

Sekretaris Dispora Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf menuturkan, pelaksanana tes fisik merupakan kolaborasi pihaknya dengan KONI Kota Bandung sebagai bahan evaluasi awal terkait kesiapan atlet yang akan membela Kota Bandung di ajang Porprov Jabar XV. Hasil dari pelaksanana tes fisik ini akan menjadi bahan evaluasi bersama antara Dispora Kota Bandung, KONI Kota Bandung, pengurusa cabang olahraga, hingga pelatih.

“Apakah atlet yang sudah tercantum sebagai bagian dari kontingen Kota Bandung untuk Porprov Jabar XV ini sudah mantap secara kondisi fisik atau belum. Kalau misalkan belum, ini kan masih ada waktu sekitar enam atau tujuh bulan sehingga bisa tampil maksimal di Porprov Jabar XV,” kata Hendy disela-sela peninjauan pelaksanaan tes fisik, Selasa (28/4/2026).

Hasil dari perlaksanan tes fisik, kata Hendy, diharapkan bisa dirangkum dalam waktu dekat. Dengan demikian, pemetaan kekuatan atlet akan menjadi prioritas utama untuk menentukan komposisi tim inti yang akan diturunkan.

“Mudah-mudahan di awal atau akhir Mei 2026, kita sudah mendapatkan gambaran yang jelas terkait kesiapan kondisi fisik atlet. Ini penting sebagai bahan evaluasi agar proses pembinaan lanjutan dapat segera difokuskan. Dan sesuai arahan Pak Wali Kota Bandung, kita harus menjadi juara umum Porprov Jabar XV,” Hendy menegaskan.

Sementara Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi menuturkan, jumlah atlet Kota Bandung yang mengikuti pelaksanaan tes fisik mencapai 1.181 orang yang berasal dari sekitar 78 kecabangan olahraga. Baik dari atlet yang masuk dalam program tunjangan prestasi (tupres), latihan kecabangan khusus (latcabsus), maupun atlet hasil babak kualifikasi Porprov Jabar XV di masing-masing cabang olahraga.

“Jadi tes hari ini untuk mengukur kemampuan dan kondisi fisik atlet. Kita ing9in memastikan apakah mereka benar-benar melakukan latihan dengan baik atau tidak,” kata Nuryadi.

Hasil dari tes fisik awal yang dilakukan terhadap para atlet, lanjut Nuryadi, akan menjada bahan evaluasi bagi para pelatih dalam menjalankan program latihan. Apakah kondisi atlet masuk dalam kategori kurang, sedang atau sudah maksimal.

“Lalu bagi internal cabang olahraga, hasil tes fisik ini bisa menjadi landasan bagi mereka (misalnya) menerapkan sistem promosi degradasi karena tidak sedikit atlet yang terganggu proses latihannya karena pekerjaan, sekolah, atau hal lainnya,” Nuryadi memaparkan.

Sedangkan bagi KONI Kota Bandung dan Dispora Kota Bandung, hasil tes fisik akan menjadi acuan serta evaluasi terkait kebijakan dari program latihan menghadapi Porprov Jabar XV. Apakah dilaksanakan dengan baik oleh setiap cabang olahraga dan pelatihnya atau tidak.

“Nanti ini akan berkaitan juga dengan peluncuran bantuan anggaran bagi setiap cabang olahraga. Dengan seleksi ketat dan persiapan matang, kita berharap para atlet bisa menampilkan performa dan hasil maksimal di Porprov Jabar XV sekaligus membawa Kota Bandung sebagai juara umum,” Nuryadi menegaskan. (Ag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *