RUANG INDONESIA, BEKASI – Perpani Kota Bekasi meraih gelar juara umum pada Bekasi Open Archery Tournament 2026 setelah mengumpulkan 23 medali emas, 23 medali perak, dan 28 medali perunggu.
Hasil tersebut membuat Perpani Kota Bekasi kembali mempertahankan tren positif di sejumlah kejuaraan panahan dalam tiga tahun terakhir. Sebelumnya, pada 2024 dan 2025, Perpani Kota Bekasi juga menjadi juara umum pada Caruban Nagari Archery Open Tournament yang digelar di Kota Cirebon.
Dengan capaian tersebut, Perpani Kota Bekasi tercatat tiga kali berturut-turut meraih gelar juara umum di ajang panahan tingkat nasional maupun regional. Konsistensi itu dinilai menjadi bagian dari hasil pembinaan atlet yang terus berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Selain berstatus sebagai peserta, Perpani Kota Bekasi pada tahun ini juga menjadi penyelenggara Bekasi Open Archery Tournament 2026. Kejuaraan tersebut diikuti atlet dari berbagai daerah dan menjadi salah satu agenda kompetisi nasional yang dimanfaatkan sejumlah kontingen untuk mengukur kemampuan atlet masing-masing.
Ketua Umum Perpani Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengatakan keberhasilan sebagai penyelenggara sekaligus juara umum menjadi evaluasi positif bagi organisasi dalam menatap agenda yang lebih besar ke depan.
Menurutnya, hasil di Bekasi Open Archery Tournament 2026 menjadi indikator bahwa program pembinaan atlet berjalan sesuai target dan menunjukkan kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
“Dengan hasil sebagai juara umum tiga kali beruntun ini tidak menjadikan kami terus berbangga diri. Karena kami sadar bahwa mempertahankan prestasi ini lebih sulit dibandingkan meraihnya di awal,” ujar Sardi.
Ia menegaskan Perpani Kota Bekasi masih membidik target yang lebih besar pada Porprov 2026, yakni meraih tiga medali emas.
“Selain itu kami masih membidik prestasi yang lebih prestisius lagi yaitu target tiga emas di Porprov 2026. Kami yakin bisa terus menjadi yang terbaik jika terus mengasah kemampuan atlet sehingga mereka dapat berprestasi di kejuaraan berikutnya, terutama Porprov,” katanya.
Sardi menyebut pihaknya masih memiliki waktu untuk meningkatkan kualitas performa atlet sebelum pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Menurutnya, performa puncak atlet memang ditargetkan tercapai pada ajang tersebut.
“Peak performance atlet yang ingin kami capai adalah pada bulan November di Porprov nanti. Porprov panahan yang akan diselenggarakan di Kota Bogor merupakan ajang pembuktian dari latihan para atlet selama ini,” jelasnya.
Ia juga meminta jajaran pengurus, khususnya bidang pembinaan prestasi, untuk terus memaksimalkan program latihan bagi atlet. Selain itu, dukungan dari orang tua atlet dan komunitas panahan Kota Bekasi dinilai penting dalam menjaga motivasi atlet menjelang Porprov.
“Oleh karena itu, saya meminta pengurus terutama Binpres Perpani Kota Bekasi untuk terus memberikan program latihan terbaik bagi atlet. Saya juga meminta para atlet agar terus berlatih guna mencapai prestasi tertinggi di Porprov nanti,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas raihan tersebut, penghargaan simbolis Piala Juara Umum diserahkan dalam apel pagi di Plaza Patriot. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi kepada perwakilan atlet dan pengurus Perpani Kota Bekasi.
Momentum tersebut menjadi penanda atas capaian Perpani Kota Bekasi yang dalam tiga tahun terakhir mampu menjaga konsistensi prestasi di level kejuaraan panahan.
“Kami berharap bisa memperoleh sebanyak-banyaknya medali emas agar dapat kembali memberikan hasil terbaik untuk Kota Bekasi dan bersaing menjadi juara umum di Porprov nanti,” tutup Sardi. (Yd)












