Serentak di Indonesia, Kantor Imigrari Bekasi Gelar Operasi JAGRATARA di Cikarang

Ruang Bekasi – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi menggelar Operasi Pengawasan Orang Asing atau JAGRATARA yang digelar selama dua hari, tanggal 2 dan 3 Mei 2024.

Adapun giat operasi tersebut menyasar beberapa tempat yang disinyalir mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diketahui, operasi “JAGRATARA” ini dilaksanakan serentak di seluruh Wilayah Indonesia dengan tujuan untuk menjaga stabilitas keamanan nasional serta memberikan efek cegah agar tidak terjadi pelanggaran keimigrasian.

Giat pun dipimpin langsung oleh Kepala Kantor beserta jajaran Seksi INTELDAKIM, Tim
Operasi JAGRATARA Kantor Imigrasi Bekasi mengawali kegiatan dengan mendatangi lokasi proyek pembangunan PT NKI.

“PT NKI merupakan perusahaan di bidang kosmetik yang sedang dalam proses pembangunan gedung baru yang bekerjasama dengan PT. IKI sebagai kontraktor pembangunan, kami temukan tiga Warga Negara Tiongkok berinisial YP, SH, dan ZZ yang berkegiatan mewakili PT. IKI dan setelah kami lakukan pengecekan seluruh kegiatan mereka sudah sesuai dengan izin tinggalnya,” ujar Kepala Seksi INTELDAKIM, Akbar Drajat Bogitara melalui siaran persnya, dikutip Sabtu (4/5/2024).

Selanjutnya, Tim Operasi JAGRATARA Kantor Imigrasi Bekasi pun melanjutkan kegiatan dengan mendatangi PT AEI yang mempekerjakan satu TKA Warga Negara Tiongkok berinisial HY.

Petugas akhirnya memberikan surat panggilan kepada HY beserta pihak perusahaan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Bekasi karena ditemukan dugaan pelanggaran keimigrasian.

Akbar menjelaskan bahwa, PT AEI sendiri sejak bulan Januari 2024 sudah tidak beroperasi lagi dan telah berpindah lokasi alamat perusahaan.

Di hari kedua Operasi “JAGRATARA” pada tanggal 03 Mei 2024, Tim Kantor Imigrasi Bekasi bergerak mendatangi PT ISA yang berlokasi di kawasan industri GIIC.

PT ISA yang merupakan produsen suku cadang kendaraan bermotor diketahui mempekerjakan satu Warga Negara Jepang berinisial TK. Meski begitu, tidak ditemukan dugaan pelanggaran keimigrasian dari hasil pemeriksaan di lapangan.

Disisi lain, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, Babay Baenullah menyebut, pelaksanaan Operasi “JAGRATARA” secara keseluruhan dari hari pertama hingga hari kedua berjalan dengan lancar.

“Kami akan dalami lebih lanjut serta memberikan tindakan hukum sesuai prosedur dan aturan yang berlaku terhadap dugaan pelanggaran keimigrasian yang ditemukan di lapangan,” ungkap Babay.

“Saya juga berterimakasih kepada petugas di lapangan yang telah bekerja dengan maksimal untuk tercapainya tujuan pelaksanaan Operasi JAGRATARA ini. Kedepannya, kami akan terus melakukan pengawasan terhadap Orang Asing
khususnya yang berkegiatan di Wilayah Bekasi,” pungkasnya.[MG]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *