RUANG INDONESIA, BEKASI – Rencana kenaikan tarif air yang akan diberlakukan Perumda Tirta Patriot pada 1 Maret 2025 menuai kritik keras dari DPRD Kota Bekasi. Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menegaskan bahwa kebijakan ini sangat tidak tepat, terutama karena masih banyak keluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan perusahaan pelat merah tersebut.
Arif Rahman Hakim menyebutkan bahwa pelayanan Perumda Tirta Patriot masih jauh dari kata memuaskan. “Saya rasa ini bukan keputusan yang bijak. Kami masih melihat banyak permasalahan, mulai dari air yang sering tidak mengalir dalam waktu lama, kualitas air yang kotor, hingga distribusi yang tidak merata. Harusnya ini yang diperbaiki dulu, bukan malah menaikkan tarif,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, (27/2).
Ia menyoroti bahwa momen kenaikan tarif ini juga tidak tepat, mengingat umat Muslim akan menyambut Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, keputusan ini justru menambah beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci.
“Saya rasa janganlah memberikan ‘hadiah’ kepada masyarakat dalam bentuk kenaikan tarif air menjelang Ramadan. Ini sangat tidak berpihak kepada rakyat. Apalagi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru saja dilantik seharusnya lebih memikirkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Arif juga menegaskan bahwa DPRD Kota Bekasi, melalui Komisi III, akan segera memanggil pihak Perumda Tirta Patriot untuk meminta klarifikasi atas dasar kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa kenaikan tarif seharusnya didasarkan pada peningkatan pelayanan, bukan malah membebani warga yang masih sering mengalami kendala air bersih.
“Mungkin kalau pelayanannya sudah membaik, masyarakat tidak akan terlalu keberatan. Tapi kalau masih ada banyak masalah, ini sangat memberatkan,” katanya.
Sementara itu, Perumda Tirta Patriot tetap bersikeras bahwa kenaikan tarif air dilakukan sebagai langkah strategis demi menjaga keberlanjutan layanan. Namun, dengan adanya reaksi keras dari DPRD, kebijakan ini dipastikan akan mendapatkan pengawasan ketat dari wakil rakyat Kota Bekasi. (Dn)












