RUANG INDONESIA, KOTA BEKASI – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa banjir di Bekasi kali ini lebih parah dibanding lima tahun lalu, berdasarkan hasil pantauannya di perumahan Pondok Gede Permai, Rabu (5/3).
Ia mengatakan, untuk mempercepat pemulihan, Kemendagri akan mengoordinasikan bantuan dengan pemerintah daerah sekitar.
“Kami akan mendukung Pemerintah Kota Bekasi dalam percepatan pemulihan, termasuk memastikan logistik, bahan makanan, dan obat-obatan di posko pengungsian cukup,” ujar Bima, di Gudang Logistik BNPB Jatiasih, Kota Bekasi.
Selain itu, Ia menuturkan bahwa Kemendagri juga akan membantu dalam proses pembersihan. Sampah dan barang-barang rusak seperti tempat tidur serta lemari masih banyak menumpuk di lokasi banjir. Pemerintah Kota Bekasi dinilai membutuhkan dukungan tambahan untuk menangani ini.
Sebagai langkah konkret, Bima Arya telah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk mengirimkan 50 truk sampah dan tenaga kebersihan. Alat berat seperti penyedot lumpur juga akan dikerahkan dari beberapa daerah, terutama dari Pemprov DKI Jakarta.
Ia memastikan akses menuju lokasi tetap lancar agar bantuan tidak terhambat.
“Kami sudah meminta Wali Kota, Dirjen Kemendagri, serta pihak kepolisian dan TNI untuk mengatur lalu lintas guna memperlancar distribusi bantuan,” ungkap Bima.
Bantuan logistik dan alat berat diharapkan mulai dikirim malam ini atau paling lambat besok pagi. (Rck)












