Soroti Rendahnya IQ Anak Indonesia, DPR Dorong Pemerataan Gizi Lewat Program MBG

Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari

RUANG INDONESIA, DEPOK – Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari menegaskan pentingnya pemerataan kualitas gizi sebagai langkah krusial dalam mencetak generasi Indonesia yang cerdas dan kompetitif di masa depan. Hal ini disampaikannya dalam acara sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Rumah Betawi Andara, Pangkalan Jati Baru, Depok, dan diikuti oleh lebih dari 300 peserta.

“Pemerataan kualitas gizi menjadi sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan IQ generasi mendatang, mengingat rata-rata IQ di Indonesia saat ini hanya sekitar 92,64,” ujar Lucy. Ia menambahkan bahwa angka IQ rata-rata anak Indonesia yang masih di bawah 79 membuat Indonesia tertinggal secara regional dan global, sehingga intervensi gizi menjadi sangat mendesak menjelang Indonesia Emas 2045.

Program MBG dirancang untuk menekan angka stunting dan malnutrisi, yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Dengan target penurunan angka stunting dari 21% menjadi 14% dalam beberapa tahun ke depan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 triliun untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025.

Sosialisasi program ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Depok Aditya Wiradi Putra dan Analis Madya Kedeputian Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN), Mochamad Halim. Dalam sambutannya, Aditya menyampaikan apresiasi kepada BGN dan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas gizi di Kota Depok, khususnya wilayah Cinangka.

Menurut Halim, MBG tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga balita, ibu menyusui, dan ibu melahirkan. Program ini dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bekerja sama dengan Kodim dan Koramil, serta melibatkan warga lokal baik sebagai petugas dapur sehat maupun sebagai pemasok bahan baku.

“Masyarakat yang ingin membangun dapur SPPG harus membentuk yayasan terlebih dahulu dan mendaftar melalui situs resmi mitra.bgn.go.id. Kami juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap penipuan karena pendaftaran mitra sepenuhnya gratis,” tegas Halim.

Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi. Pemerintah bersama mitra kerja BGN berkomitmen mewujudkan generasi sehat, kuat, dan cerdas sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *