RUANG BEKASI – Berbagai persoalan infrastruktur dan pelayanan dasar masih menjadi keluhan utama masyarakat dalam kegiatan Jaring Aspirasi (Reses) II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN Pembangunan, Abdul Muin Hafidz, di wilayah Kecamatan Medansatria.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan yang mencuat di antaranya titik banjir di kawasan Kali Bancong, kondisi saluran drainase yang dinilai belum memadai, kerusakan Jalan Utama Pejuang, hingga persoalan penerangan jalan dan pengelolaan sampah.
Menurut Abdul Muin, banjir di kawasan Kali Bancong masih menjadi perhatian serius masyarakat karena kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan menyeluruh melalui normalisasi saluran dan peningkatan kapasitas drainase.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi Jalan Utama Pejuang yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan dan terdapat lubang pada saluran air yang belum dilengkapi penutup atau penyangga, sehingga berpotensi membahayakan pengendara.
Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah permintaan agar pembangunan lanjutan Jalan Utama THB hingga kawasan PUP segera diselesaikan. Menurut warga, proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah Medansatria.
Tak hanya persoalan infrastruktur, minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) serta penumpukan sampah di sejumlah titik lingkungan juga menjadi keluhan yang disampaikan warga.
Mereka berharap, Pemerintah Kota Bekasi dapat meningkatkan pelayanan kebersihan dan menambah fasilitas penerangan demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abdul Muin Hafidz menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kota Bekasi. Ia berkomitmen mengawal setiap usulan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Reses merupakan momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisasi dan kami perjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan pemerintah daerah,” ujar Abdul Muin.
Ia berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bekasi dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Medansatria.[MG]












