RUANG BEKASI – Kondisi memprihatinkan kembali terlihat di aliran Kali Bekasi, Kamis (20/8/2026) pagi. Air sungai tampak mengalir deras dengan warna hitam pekat, disertai busa di sejumlah bagian permukaan serta aroma menyengat yang tercium dari sekitar bantaran sungai.
Pantauan ruangindonesia.id di lokasi menunjukkan perubahan fisik air cukup jelas. Warna air yang gelap pekat terlihat mengikuti derasnya arus sungai, sementara busa tampak terbawa aliran. Bau yang muncul dari aliran air juga terasa menyengat dan menyerupai aroma anyir.
Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya pencemaran pada aliran Kali Bekasi. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti sumber maupun jenis zat yang menyebabkan perubahan warna, bau, dan munculnya busa pada air sungai.
Belum ada pihak terkait yang dapat dikonfirmasi mengenai kondisi terbaru tersebut, termasuk mengenai dugaan sumber pencemaran maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.
Sebelumnya, persoalan serupa memang telah terjadi di aliran Kali Bekasi. Pada Juli hingga awal Agustus 2026, DLH Kota Bekasi bersama sejumlah pihak melakukan penelusuran terhadap dugaan pencemaran yang menyebabkan air Kali Bekasi berubah menjadi hitam pekat dan berbau.
DLH Kota Bekasi juga telah melakukan pengambilan sampel air Kali Bekasi pada 22 Juli 2026. Hasil pengujian laboratorium yang disampaikan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah parameter kualitas air permukaan telah melampaui baku mutu lingkungan, di antaranya TSS, BOD, DO, sejumlah logam terlarut, serta fecal coliform.
Penelusuran sebelumnya juga mengarah hingga ke wilayah hulu, khususnya aliran Sungai Cileungsi yang masuk ke sistem aliran Kali Bekasi. Tim gabungan DLH Kota Bekasi dan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) menemukan indikasi pencemaran pada aliran Sungai Cileungsi dan melakukan penyusuran untuk mencari sumber pencemar.
Dengan kembali terlihatnya air Kali Bekasi berwarna hitam pekat, berbusa dan berbau menyengat pagi ini, kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terlebih Kali Bekasi merupakan bagian penting dari sumber air baku bagi pelayanan air bersih di Kota Bekasi.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kondisi Kali Bekasi pagi ini masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari instansi berwenang.[MG]












