KOTA BEKASI – Berawal dari komunitas, kini Sedekah Genggam Negeri (SGN) resmi menjadi sebuah yayasan dan siap menjadi salah satu filantropi kemanusiaan di tanah air.
Ketua Yayasan SGN, Elin mengatakan, Yayasan SGN yang mempunyai tagline ‘Membumi Mengetuk Langit’ yang begerak dibidang program sosial kemasyarakatan, pendidikan, kesehatan dan sigap kebencanaan.
Yayasan SGN yang terlokasi di Perumahan Grama Puri Persada tersebut pun telah menggandeng beberapa donator, salah satunya komunitas Ojeg Online (ojol) dan Gojek Peduli Yatim (Gopay).
“Awalnya, waktu pademi covid-19, mereka (ojol) itu impact banget dengan Yayasan SGN. Mereka sering memberikan bantuan-bantuan, mulai dari sembako, alat kesehatan dan lain-lain dari teman-teman ojol lain,” ujar Elin saat melaunching Yayasan SGN, Minggu (16/10/2022).
“Nah, dari situ kerjasamanya terus berlanjut hingga sekarang ini, bahkam kini insya Allah akan menjadi donatur tetap kami,” lanjutnya.
Selanjutnya Elin menceritakan, belum lama ini, Gopay se-Jabotabek telah menyantuni 124 anak yatim di setiap bulannya.
Menurutnya, SGN pun kedepan akan bersinergi dalam program yatim dengan Gopay dan komunitas Ojol.
“Harapan kedepan, semoga Yayasan SGN ini menjadi yayasan profesional yang dikelola dengan baik supaya makin luas kemanfaatnya. Dan semoga bisa terus bersinergi dengan lembaga-lembaga lain dan bermanfaat untuk orang banyak,” ujar Elin.
Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan SGN, Ahmad Zaki Ali menambahkan bahwa pihaknya memiliki tiga program di kelembagaan, yakni program respon yang akan memberikan memberikan bantuan responsif kepada masyarakat secara langsung.
“Yang kedua, Substand atau sifatnya jangka panjang, contohnya program pendidikan. Misalkan ada anak yang ingin sekolah namun tidak mampu, akan kami bantu biaya pendidikannya sampai lulus sekolah,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Selanjutnya yang ketiga, ada program respon kebencanaan tanggap darurat. Jika ada bencana alam, baik itu di wilayah lokal maupun nasional, Yayasan SGN akan turun langsung untuk memberikan uluran tangan.
“Contonya kemarin, kami memberikan tanggap darurat di Jakarta saat ada peristiwa kebakaran, dan bencana alam di Pandeglang. Jadi kami bukan di lokal saja, tapi kami akan begerak di nasional,” pungkas Zaki.[KAY]












