RUANG BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Latu Har Hary meminta kepada Pj Wali Kota Bekasi, R. Gani Muhamad untuk memperbaiki komunikasi dengan anggota dewan.
Pasalnya, Latu menilai Gani dinilai tidak mampu menjalin komunikasi dengan pihak legislatif, dalam hal ini DPRD Kota Bekasi. Latu juga sempat membandingkan model komunikasi Raden Gani dengan Kepala Daerah Kota Bekasi yang sebelumnya.
“Dulu, komunikasi antara Kepala Daerah, baik Pak Rahmat Effendi, Pak Tri Adhianto, sangat bagus! Tapi saat Pak Gani menjabat, seperti ada ‘gap’ antara Pj Wali Kota dengan kami (anggota dewan),” ujar Latu saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (19/4/2024).
PJ Wali Kota, diminta Latu untuk memperbaiki komunikasi dengan DPRD Kota Bekasi sebagai bentuk sinergitas pemerintahan.
“Karena bagaimana pun kami juga sebagai jembatan antara warga masyarakat, tapi kalau kami sulit untuk berkomunikasi dengan eksekutif, dalam hal ini Pj Wali Kota, kami pun akan sulit menyampaikan aspirasi warga,” tegas Latu.
Menanggapi hal tersebut, Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad menyampaikan, dirinya memohon maaf kepada anggota dewan jika dirinya slow respon terhadap komunikasi yang masuk via seluler.
“Terus terang saya mohon maaf kepada Bapak/Ibu, namun kadang saya bingung, di kontak saya suka tidak ada fotonya. Jadi saya tidak merespon,” ujar Pj Gani.
Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya memang melakukan menyeleksi siapa-siapa yang ingin berkomunikasi dengan dirinya.
“Jujur, saya ada sedikit filter, karena di Kota Bekasi ini banyak,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri ini. (MG)












