BEKASI – Wali Kota Bekasi terpilih, Tri Adhianto, intens berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam membangun infrastruktur kota. Salah satu rencana strategisnya adalah pembangunan flyover di perlintasan Stasiun Bekasi, yang kerap menjadi titik kemacetan parah, terutama bagi kendaraan yang menghubungkan akses dari pusat kota menuju Bekasi Utara.
Sinergi antara pemerintah Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga adalah kunci dalam menyelesaikan persoalan publik.
Harapan besar masyarakat kini tertuju pada realisasi proyek ini, yang diharapkan tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga memperkuat konektivitas dan kesejahteraan warga Bekasi.
Langkah ini menurut Tri bakal menjadi solusi krusial untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
“Mengingat vitalnya jalur ini bagi mobilitas warga dan perekonomian kota,” ujar politisi PDI Perjuangan ini yang didampingi oleh A.H Bobihoe, kala mengunjungi kediaman Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi belum lama ini seperti yang diunggah di media sosial Instagram miliknya, @mastriadhianto pada Selasa, (21/1).
Gayung bersambut, gagasan besar ini mendapat respons positif dari Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Dalam pernyataannya, Dedi mengungkapkan bahwa pembangunan flyover tersebut tidak hanya menjadi isu lokal, melainkan juga bagian dari tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Provinsi akan mengambil alih pembiayaan dan pelaksanaan proyek ini, menjadikannya sebagai salah satu prioritas utama program pembangunan infrastruktur Jawa Barat ke depan,” kata Dedi Mulyadi sambil berjabat tangan dengan Tri-Harris.












