RUANG BEKASI – Momentum perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung berdekatan dinilai menjadi cerminan kuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Bekasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin, yang mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen hari besar keagamaan ini sebagai ruang mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial.
Menurut Anim Imamuddin, keberagaman yang hidup di tengah masyarakat Kota Bekasi merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga bersama.
Ia menilai, perayaan Nyepi yang identik dengan keheningan, refleksi, dan pengendalian diri, serta Idulfitri yang sarat dengan semangat silaturahmi, saling memaafkan, dan kebersamaan, menghadirkan pesan universal tentang kedamaian dan kemanusiaan.
“Perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang berlangsung berdekatan adalah momentum yang sangat indah bagi bangsa ini, khususnya bagi masyarakat Kota Bekasi. Ini menunjukkan bahwa di tengah perbedaan keyakinan, kita tetap bisa hidup berdampingan, saling menghormati, dan saling menjaga,” ujar Anim Imamuddin, dikutip Rabu (18/3/2026).
Ia menegaskan, semangat toleransi tidak boleh berhenti pada simbol atau ucapan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan dalam sikap nyata di lingkungan sosial.
Menurutnya, masyarakat perlu terus membangun budaya saling menghargai, menjaga kenyamanan ibadah masing-masing, dan menumbuhkan rasa empati agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis.
Anim juga menilai, Kota Bekasi sebagai kota yang dihuni masyarakat dari beragam latar belakang suku, agama, dan budaya memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh praktik toleransi yang sehat.
Ia berharap, momentum Nyepi dan Idulfitri yang datang hampir bersamaan ini dapat memperkuat kesadaran kolektif bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan fondasi untuk memperkaya persatuan.
“Nilai utama yang harus kita jaga adalah saling menghormati. Umat Hindu menjalankan Nyepi dengan khusyuk, umat Islam menyambut Idulfitri dengan suka cita, dan semua elemen masyarakat harus ikut menjaga suasana tetap aman, damai, dan penuh penghormatan. Inilah wajah Bekasi yang kita banggakan,” pungkasnya.[MG/ADV]












