Momentum Idulfitri-Nyepi, Latu Har Hary Ajak Warga Jaga Toleransi dan Kedamaian

RUANG BEKASI Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menilai momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriahdan Hari Raya Nyepi 1948 Saka yang berlangsung hampir bersamaan harus menjadi penguat semangat kerukunan antarumat beragama sekaligus menjaga stabilitas sosial di Kota Bekasi.

Menurut Latu, dua hari besar keagamaan ini membawa nilai yang saling melengkapi. Idulfitri mengajarkan kemenangan spiritual, pentingnya silaturahmi, dan kepedulian sosial, sedangkan Nyepi menghadirkan pelajaran tentang ketenangan, introspeksi, dan keseimbangan hidup yang sangat relevan bagi kehidupan masyarakat perkotaan.

“Idulfitri dan Nyepi yang beriringan ini menunjukkan bahwa Kota Bekasi memiliki kekuatan besar dalam keberagaman. Kita harus menjaga momentum ini dengan saling menghormati dan memastikan suasana tetap aman serta damai,” ujar Latu Har Hary.

Ia menegaskan, kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.

Sebagai pimpinan Komisi II yang membidangi sektor ekonomi dan pembangunan, Latu menilai suasana kota yang kondusif sangat memengaruhi aktivitas perdagangan, mobilitas warga, dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan.

Latu berharap, semangat toleransi yang tercermin dalam dua perayaan tersebut juga dapat mendorong kesadaran kolektif warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan, ketertiban, dan solidaritas sosial agar Kota Bekasi tetap menjadi kota yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin Kota Bekasi tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga ibu kota, tetapi juga sebagai kota yang matang dalam toleransi, kuat dalam persatuan, dan maju dalam pembangunan. Semoga Idulfitri dan Nyepi membawa keberkahan bagi seluruh warga,” tutupnya.[MG/ADV]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *