Sardi Effendi Sebut Perayaan Idulfitri dan Nyepi 2026 Jadi Momentum Harmonisasi di Kota Bekasi

RUANG BEKASI Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menilai perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung berdekatan dengan Hari Raya Nyepi 1948 Saka menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Bekasi.

Sardi mengatakan, dua hari besar keagamaan yang hadir dalam waktu hampir bersamaan membawa pesan yang sangat mendalam. Menurutnya, Idulfitri mengajarkan nilai kemenangan, silaturahmi, dan saling memaafkan, sementara Nyepi menghadirkan makna refleksi, ketenangan, serta pengendalian diri dalam kehidupan bermasyarakat.

“Perayaan Idulfitri dan Nyepi yang hadir beriringan adalah cerminan indah wajah Indonesia. Di Kota Bekasi, kita harus menjadikan momentum ini sebagai penguat persaudaraan dan kebersamaan lintas agama,” ujar Sardi Effendi.

Ia menegaskan, Kota Bekasi sebagai kota yang tumbuh dengan keberagaman suku, agama, dan budaya harus terus menjaga tradisi hidup rukun. Menurutnya, toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati dalam menjalankan ibadah, menjaga kenyamanan lingkungan, serta membangun komunikasi yang sehat antarwarga.

Sardi juga berharap, semangat Idulfitri dan Nyepi dapat menjadi energi moral bagi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan untuk bersama-sama membangun Kota Bekasi yang lebih damai, tertib, dan berkeadaban. Ia menilai, kerukunan sosial menjadi modal utama untuk mendukung pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh masyarakat Kota Bekasi terus menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh rasa hormat. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus kita rawat bersama demi masa depan Kota Bekasi yang lebih baik,” tutupnya.[MG/ADV]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *