Taekwondo Jabar Juara Umum Kejurnas Cadet Junior 2026, Borong 14 Emas di Samarinda

RUANG IDNONESIA, BANDUNG – Jawa Barat kembali menunjukkan dominasinya di cabang olahraga taekwondo usai meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) cadet Junior tahun 2026 di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, 22-26 April 2026.

Tim taekwondo Jabar berhasil meraih medali terbanyak dengan total 22 keping. Terdiri dari 14 medali emas, 3 medali perak dan 5 medali perunggu.

Jabar berhasil mengalahkan kontingen Jawa Tengah yang harus puas di peringkat kedua. Tim taekwondo Jateng mengumpulkan 19 keping medali dengan rincian 9 emas, 6 perak, dan 4 perunggu.

Sedangkan peringkat ketiga ditempati tim taekwondo DKI Jakarta. Tim asal ibukota meraih 7 medali emas, 6 medali perak, dan 7 medali perunggu.

Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jabar, Divie mengapresiasi perjuangan seluruh kontingen taekwondo Jabar yang turun di kejurnas. Mulai dari atlet, pelatih hingga jajaran ofisial tim.

“Kami pun mengucapkan terimakasih atas dukungan para orang tua atlet serta seluruh jajaran TI Jabar yang sudah bahu membahu mendukung pencapaian prestasi di kejurnas. Termasuk Ketua Umum KONI Jabar dan jajarannya serta seluruh ketua pengcab TI kota/kabupaten dan jajarannya yang terus mendukung agar taekwondo Jabar selalu menjadi juara,” kata Divie saat dihubungi, Minggu, (26/4/2026).

Pencapaian tim taekwondo Jabar di ajang Kejurnas Cadet Junior tahun 2026, menjadi bukti konsistensi pembinaan yang dilakukan pengcab TI kota/kabupaten bersama dengan pengprov TI Jabar. Setidaknya dalam satu dekade terakhir, Jabar selalu merajai setiap gelaran kejuaraan di tingkat nasional termasuk di ajang PON.

Sejak PON XIX tahun 2016, taekwondo Jabar tampil dominan dalam perolehan medali dibandingkan provinsi pesaing lainnya. Terakhir di PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara, Jabar meraih gelar juara umum dengan raihan 8 emas, 4 perak dan 4 perunggu.

Termasuk di ajang PON Beladiri tahun 2025 di Kudus, Jateng. Tim taekwondo Jabar pun menjadi kampiun dengan raihan 10 medali emas dan 4 perunggu, mengalahkan Jateng (4 emas, 6 perak, dan 9 perunggu) serta DKI Jakarta (3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu).

“Meski berhasil menjadi juara umum di kejurnas cadet junior tahun 2026, kita tetap akan melakukan evaluasi sehingga kedepan semakin lebih baik. Dari ajang ini pun menjadi bahan bagi kita melakukan pemetaan prestasi atlet untuk PON XXII tahun 2028 mendatang,” Divie menegaskan.

Dominasi taekwondo Jabar di Kejurnas Cadet Junior tahun 2026, sudah terlihat sejak hari pertama pertandingan pada Kamis (23/4/2026). Dari tujuh nomor yang dipertandingkan, Jabar meraih 3 medali emas atas Nabiil Muhamad Hamzah (kyorugi junior +78 kg putra), Afif Febrianto (kyorugi junior 78 kg putra) dan Diyah Maulida Puteri Aliandi (kyorugi junior +68 kg putri).

Lalu di hari kedua pertandingan, Jumat (24/4/2026), Jabar menambah lima medali emas dari total 17 nomor yang dipertandingkan. Yakni atas nama Fiqhin Zhillafaiz Mikodefa (poomsae junior putra), Naufal Raditya Mutamar (freestyle cadet putra), Shegina Rahma Aulia K (freestyle cadet putri), Raya Dwi Haryadi (freestyle junior putra), dan Humaira Syaklira Putri Henditha (kyorugi cadet -29 kg putri).

Lalu menambah empat medali emas di hari ketiga pertandingan, Sabtu (25/4/2026). Yakni atas nama Bagas Aditya Aryanto (kyorugi cadet +65 kg putra), Sidtamlavra Zaltamtria (kyorugi cadet -53 kg putra), Naisha Nacita Putri (kyorugi cadet -59 kg putri), dan Juro Albertini Nggerbu (kyorugi cadet -61 kg putra).

Dan di hari terakhir, Minggu (26/4/2026), Jabar menggenapkan raihan medali emas menjadi 14 keping. Tambahan dua medali emas di hari terakhir bagi Jabar disumbangkan Gentza Erlangga (kyorugi junior -73 kg putra) dan Nadhir Brian (kyorugi junior -59 kg putra). (Ag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *