Tanpa APBD, PPPK Orientasi Gelombang Tiga Helat ‘Temu Akbar’: Santuni Anak Yatim & Dukung UMKM

RUANG BEKASI Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi lokal mewarnai pelaksanaan Temu Akbar Gelombang 3 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bekasi yang digelar di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Sabtu (27/6/2026) malam.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi, mulai dari santunan anak yatim hingga bazar UMKM.

Menariknya, seluruh rangkaian acara terlaksana tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kegiatan sepenuhnya didukung melalui semangat gotong royong dan kontribusi sukarela dari seluruh peserta Gelombang 3.

Ketua Pelaksana, Ibnu Abdul Fathi, mengatakan, Temu Akbar diselenggarakan sebagai wadah memperkuat hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin melalui pembelajaran dan komunikasi secara daring.

“Selama ini banyak peserta hanya bertemu melalui Zoom Meeting. Melalui Temu Akbar ini kami ingin mempererat silaturahmi secara langsung sekaligus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ibnu kepada awak media.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada 21 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Panitia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi sekaligus mempererat rasa kepedulian antarsesama.

Tak sampai disitu, Temu Akbar juga menghadirkan bazar yang diikuti oleh para peserta PPPK serta pelaku UMKM binaan Pemerintah Kota Bekasi.

Melalui bazar tersebut, panitia ingin memberikan ruang promosi bagi produk-produk lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat.

Kolaborasi antara aparatur pemerintah dan pelaku UMKM diharapkan mampu menciptakan sinergi positif dalam memperkuat perekonomian daerah sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Ketua Gelombang 3, Ratih Hilda, menyampaikan bahwa kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi bukti kuatnya solidaritas antarpeserta.

“Kami ingin kebersamaan ini tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat, baik bagi sesama peserta maupun masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Temu Akbar ini, lanjutnya, para peserta berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat terus terjaga.

Kegiatan tersebut pun menjadi bukti bahwa sinergi antarpegawai tidak hanya mampu mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial serta dukungan terhadap pertumbuhan UMKM lokal.[MG]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *