RUANG BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu, menggelar Jaring Aspirasi (Reses) II Tahun 2026 di wilayah Taman Wisma Asri II, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Sabtu (11/7/2026).
Pada kesempatan itu, Kamil mengantongi sejumlah aspirasi masyarakat, khususnya terkait peningkatan insentif bagi kader Posyandu dan Posbindu.
Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh warga yang menilai bahwa peran kader Posyandu dan Posbindu sangat vital dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya ibu, balita, lansia, serta pencegahan penyakit tidak menular.
Warga pun berharap, Pemerintah Kota Bekasi dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan para kader melalui peningkatan insentif yang dinilai belum sebanding dengan dedikasi dan beban tugas yang mereka emban di lapangan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kamil menyampaikan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan peningkatan anggaran bagi Posyandu dan Posbindu dalam pembahasan anggaran di DPRD Kota Bekasi.
“Peran kader Posyandu dan Posbindu sangat strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Mereka bekerja dengan penuh keikhlasan dan menjadi ujung tombak dalam upaya promotif serta preventif di lingkungan. Sudah sepatutnya Pemerintah Kota Bekasi memberikan perhatian lebih, salah satunya melalui peningkatan insentif dan dukungan anggaran yang memadai,” ujar Kamil.
Ia menegaskan bahwa, peningkatan kesejahteraan kader merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka sekaligus menjadi motivasi agar pelayanan kesehatan berbasis masyarakat semakin optimal.
“Kami akan mendorong agar alokasi anggaran untuk Posyandu dan Posbindu dapat ditingkatkan. Harapannya, para kader semakin semangat dalam menjalankan tugas mulia melayani masyarakat, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan juga terus meningkat,” paparnya.
Ia juga menilai bahwa, investasi pada pelayanan kesehatan berbasis masyarakat merupakan langkah penting dalam mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang sehat, produktif, dan sejahtera.
Aspirasi yang dihimpun selama masa reses ini pun, kata dia, akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan kebijakan dan penganggaran di DPRD Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi.[MG]












