RUANG BEKASI – Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan meresmikan Kantor Cabang Cikarang Pusat, kemarin (23/4/2024).
Dalam sambutannya, ia meminta agar pelayanan air bersih bagi masyarakat terus ditingkatkan. Saat ini, kata dia, cakupan pelayanan baru sekitar 40 persen dari sekitar 3 juta jiwa masyarakat Kabupaten Bekasi.
Sisanya 60 persen lagi, merupakan tugas berat dari pemerintah daerah melalui Perushaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bekasi. Maka, perlu kerja keras dan kerjasama instansi terkait.
“Memang dibutuhkan investasi yang besar untuk membangun Instalasi Pengolahan Air dan jaringan. Kalau hanya mengandalkan Penyertaan Modal dari Pemkab Bekasi, sangat terbatas. Maka, skema kerjasama dengan pihak swasta, masih jadi andalan kita. Tetapi yang perlu, menyeleksi pihak swasta yang dapat berkerjasama dan saling menguntungkan,” tegas Dani.
Ia juga mengingatkan jajaran Direksi Perumda Tirta Bhagasasi agar menjaga kwalitas dan kontinuitas air mengalir ke rumah pelanggan.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim menuturkan, dua tahun terakhir ini, pihaknya dapat menambah jumlah pelanggan baru sekitar 40.000 sambungan langganan (SL). Saat ini, jumlah pelanggan sekitar 300.000 SL. Kemudian, masih ada di wilayah Kota Bekasi yang dilayani.
Guna mengejar cakupan pelayanan 60 persen masyarakat yang belum terlayani air perpipaan, sesuai perencanaan bisnis hingga 2027, semoga target tersebut terwujud. Karena dari 23 wilayah kecamatan se Kabupaten Bekasi, saat ini sudah terlayani 20 kecamatan, kendati belum merata. (MG)










