RUANG INDONESIA, BEKASI – Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional.
PT Migas dan BPRS Patriot berhasil meraih penghargaan bergengsi, membuktikan bahwa BUMD Bekasi kini mampu bersaing dan bertransformasi menjadi pemain andal dalam mendongkrak pendapatan daerah.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim (ARH), tak ragu menyebut capaian ini sebagai milestone penting bagi dunia usaha daerah. Terutama untuk PT. Migas, yang disebutnya sukses bangkit dari kondisi nyaris mati suri.
“Dulu dianggap tidak berkontribusi, sekarang bukan hanya mandiri operasional, tapi juga sudah menyetor PAD. Ini bukan capaian biasa, ini lompatan besar,” ujar ARH, Selasa (29/04/25).
Lebih istimewanya lagi, kata ARH, PT. Migas mampu mencapai hal tersebut tanpa suntikan modal dari Pemkot Bekasi.
“Artinya, ada semangat dan manajemen yang berjalan. Ini patut diapresiasi,” tambahnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa capaian ini baru permulaan. PT. Migas, menurut ARH, harus memperkuat tim internal dengan merekrut tenaga ahli di bidang keuangan dan operasional, serta memperluas jaringan kerja sama di luar mitra eksisting seperti Foster.
“Butuh tim yang solid untuk mendukung Direktur Apung Widadi. Potensi besar Migas belum sepenuhnya tergarap,” ujarnya.
ARH berharap, prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi BUMD lainnya di Kota Bekasi untuk turut berbenah dan berinovasi. Komisi III DPRD pun berkomitmen untuk terus mendorong evaluasi dan pembinaan berkala.
“Penghargaan bukan tujuan akhir. Justru ini awal untuk membuktikan bahwa BUMD Bekasi bisa menjadi pilar ekonomi daerah yang profesional dan berdaya saing,” pungkasnya. (Mg/ADVSetwan)












