Banjir Besar Landa Bekasi, Tri Adhianto: Kiriman Air dari Bogor Meningkat

RUANG INDONESIA, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan bahwa banjir yang melanda wilayahnya pada tahun 2025 lebih besar dibandingkan dengan tahun 2020. Ia menyoroti salah satu faktor utama penyebab banjir adalah banjir kiriman dari kawasan Puncak, Bogor.

“Dibandingkan tahun 2020, kemampuan lebih baik. Terkait dengan kendala lainnya relatif lebih rendah sudah dimulai evakuasi sehingga mobilisasi sudah dilakukan sejak jam 12 malam,” ujar Tri dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Banjir di BPBD Bekasi, Kamis (6/3).

Tri menilai bahwa salah satu penyebab utama banjir kiriman adalah perubahan tata guna lahan di kawasan Puncak. Lahan hijau yang seharusnya menjadi daerah resapan air kini banyak beralih fungsi menjadi tempat wisata dan pemukiman. Hal ini menyebabkan berkurangnya daya serap tanah terhadap air hujan.

“Menurut analisa kami, penyebab banjir adalah perubahan cuaca secara iklim, secara dunia. Kemudian terkait dengan pola tata guna lahan. Terkait dengan Puncak II (seharusnya) dioptimalkan untuk mengurangi beban Puncak I, tetapi Puncak II hari ini berubah menjadi tempat wisata dan juga tempat hunian,” jelasnya.

Tri menekankan pentingnya koordinasi antar pemerintah daerah dalam wilayah aglomerasi, termasuk intervensi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengatasi persoalan tata kelola lahan yang semakin tidak terkendali. (Dn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *